Jumat, 28 Desember 2012

on
Bagi sebagian orang, khususnya kalangan terpelajar atau orang-orang yang berpikir yang telalu rasional, keberadaan alam bawah sadar dianggap hanya sebagi omong kosong atau tahayul belaka. Bagaimanapun juga, alam bawah sadar selama ini mau tak mau masih memiliki kaitan erat dengan dunia metafisika: seolah-olah hanya sebagai sesuatu yang imajiner atau halusianasi. Demikian pula dengan para pakar yang berbeda-beda dalam memberikan penjelasan tentang alam bawah sadar, yang justru malah semakin membuat bingung dan penasaran banyak orang, apakah alam bawah sadar itu memang benar-benar ada? Sebagai langkah awal untuk membuktikan apakah alam bawah sadar itu ada, mari kita perhatikan aktifitas kita sehari-hari. Salah satunya adalah ketika kita mendengar petir atau sesuatu yang keras. Tanpa perlu kita perintah, tangan kita akan menutup telinga! Hal yang sama juga terjadi saat kita mengalami suatu gangguan fisik, misalnya diserang orang secara tiba –tiba. Tanpa perlu kita susun rencana terlebih dahulu, tubuh kita akan melakukan gerakan refleks dengan menenagkis serangan tersebut. Kita juga pernah mengendarai mobil atau motor sambil melamun. Tanpa kita sadari, kita telah sampai pada tempat yang kita tuju. Pertanyaannya adalah, apa yang menggerakkan kita hingga tangan kita bergerak tanpa kita sadari menutup telinga saat mendengar petir, untuk memutar stir mobil saat kita berkendara dalam keadaan melamun, untuk melakukan gerakan tangkisan saat mendapat serangan tiba-tiba? Jawabannya tentu saja adalah alam bawah sadar telah merekam apa yang telah dilihat atau yang dirasakan oleh panca indera, sehingga tanpa perlu diperintah akan melakukan segala sesuatu yang memang harus dilakukan tanpa perlu kesadaran. Hal diatas hanya bebrapa contoh ringan yang sering kita temui dalam kegiatan sehari-hari. Contoh lain tentang bukti nyata yang tak terbantahkan akan keberadaan alam bawah sadar adalah mimpi saat kita tidur, terutama tentang suatu kejadian atau orang-orang dari masa lalu. Untuk lebih jauh tentang mimpi silahkan klik disini. Terlebih jika mimpi tersebut disertai igauan. Sulit memang menjelaskan mengapa hal itu bisa terjadi, sebab mimpi tersebut merupakan salah satu produk utama dari alam bawah sadar. Demikian juga dengan kecanduan terhadap sesuatu, misalnya rokok. Mengapa kita sulit untuk menghentikannya? Meskipun toh ada penelitian ilmiah meyebutkan bahwa keinginan merokok karena adanya zat-zat tertenntu dalam tubuh yang dibawa bersamaan dengan saat kita merokok, namun hal yang paling nyata adlah bahwa yang namanya rokok sudah tertanam kuat pada alam bawah sadar kita. juga kita sulit mengampuni atau memberi maaf atas kesalahan seseorang? Memori akan sakit hati atas kejadian pahit yang terekam dengan kuat dalam alam bawah sadar kita. bukti yang paling jelas tentang keberadaan alam bawah sadar adalah (maaf) pada orang gila. Coba saja kita perhatikan mengapa orang yang gila berbicara tidak karuan, berbicara ngalor ngidul, mengamuk, atau melakukan sesuatu hal yang kotor. Terkadang apa yang dibicarakan atau yang dilakukan adalah sesuatu yang pernah ia perbuat pada saat ketika ia masih normal. Mengapa hal ini bisa terjadi? Ya, karena alam bawah sadarnya masih ada, namun alam sadarnya sudah off. Bukti keberadaan alam bawah sadar pada diri seseorang tidak hanya bersifat spontanitas atau memoritas saja seperti contoh-contoh yang penulis sebutkan diatas. Alam bawah sadar kadang-kadang muncul keprmukaan tanpa disadari oleh pemiliknya justru karena dipicu oleh keadaan terdesak, tertekan, atau terdorong oleh daya yang kuat dari luar. Dalam banyak kasus, pemicu semacam ini berasal dari dorongan primitif yaitu insting untuk mempertahankan diri. Alam bawah sadar tersebut menstimulasi organ-organ tubuh kita hingga menjadi lebih baik lagi. Misalnya saja adalah ketika seseorang dikejar anjing gila hingga kemudian ia mampu melompati pagar tinggi, yang ketika dalam keadaan normal (tanpa dikejar anjing gila maksudnya) perbuatan tersebut adalah sesuatu yang tampak mustahil untuk dilakukan. Lantas bagaimanakah dunia ilmiah menjelaskan kejadian-kejadian nyata tersebut diatas? Rasanya mustahil untuk bisa dijelaskan secara rinci jika keberadaan alam bawah sadar pada diri manusia dikesampingkan. Melalui contoh-contoh kasus-kasus diatas, dapat disimpulkan bahwa keberadaan alam bawah sadar adalah sesuatu yang nyata suatu daya. Namun dari kesimpulan inilah akan timbul sebuah pertannyaan besar, seperti apa toh alam bawah sadar itu? Apa yang terjadi pada diri dan kehidupan kita kebanyakan dibatasi oleh apa yang tertanam dalam bawah sadar kita. alam bawah sadar tidak pernah bisa membedakan antara imajinasi dengan kenyataan. Alam bawah sadar tidak pernah memiliki mekanisme untuk mengetahui hal-hal yang nyata taupun tidak nyata. Saat alam bawah sadar mendapat perintah atau saran sesuatu yang bersifat positif, maka seluruh pikiran bawah sadar akan dipenuhi oleh perintah tersebut. Saat sesoarang menanamkan sikap positif,optimis, percaya diri, yakin dan berbagai hal baik lannya, maka alam bawah sadar orang tersebut akan membaca hal tersebut. Dia akan merasakan semua hal tersebut pada tubuh dan pikirannya sepanjang hari. Akan tetapi jika pikiran bawah sadar tertanam perintah rasa pesimis, ragu-ragu, minder, atau hal-hal negatif lainnya, maka semua yang tergambar tersebut, bisa jadi akan menjadi kenyataan. Untuk memahami fenomena seperti ini silahkan klik disini. Seharian kita akan kebingungan, malas, rendah diri, mudah menyerah serta hal buruk lainnya yang seharusnya jauh dan tidak ada dalam pikiran kita. tentu saja tulisan yang tidak seberapa masih banyak koreksi sana-sini, dan harapan penulis semoga pembaca sedikit membagikan pengetahuanya tentang fenomena ini. alam bawah sadar: antara ada dan tiada dalam diri manusia. Salam sadar sesadar-sadarnya. Wassalam
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

BlogRoll

DMCA.com